Ketika aku mulai beranjak pergi tiba-tiba motivasiku pergi juga. Apa
yang sebenarnya engkau rencanakan ya tuhan. Yakinkanku kalau dia benar untukku
bukan dia yang selalu memberi harapan namun kosong kenyataannya. Aku lelah
menantinya penuh harap yang tidak berbalas. Aku juga tau dia tidak berbalas,
namun aku juga tidak paham dengan perasaan ini. Semakin aku memikirkannya
semakin aku merasa gejolak di hatiku. Hati yang memberontak setelah tau
alasannya. Hati yang tak yakin untuk melanjutkan semua ini namun belum bisa
dengan cepat beralih darinya. Apa mungkin aku Cuma kecewa? Aku Cuma ingin
melampiaskan atau apapun yang jelas aku dan hatiku terus beradu menentukan mana
yang benar. Apakah hati yang sekarang berhenti di dia atau menuruti ego untuk
kembali ke orang dengan sejuta alasan yang membuatku selalu berharap? Perasaan
kacau saat ini menguasai pikiran dan perasaan yang membuatku tidak bisa
berfikir dengan jernih. Perasaan yang terasa sangat sakit ketika melihat dan
mengetahui tentang dia dan seseorang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar